Kolaborasi Perumda Makassar dan PAM Tirta Karajae Atasi Kekurangan Air Bersih di Lokasi Bencana Banjir Wajo

KILASKATA.COM, PAREPARE – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar dan PAM Tirta Karajae Parepare bergabung dalam sebuah upaya kemanusiaan untuk mengatasi kekurangan pasokan air bersih yang saat ini dialami oleh penduduk Kabupaten Wajo, dan wilayah Belopa Sulawesi Selatan, akibat dari bencana banjir bandang yang terjadi baru-baru ini.

Menurut Rahman Ngara, Manager Hubungan Langganan di Kantor PAM Tirta Karajae Parepare, Perumda Kota Makassar telah mengerahkan beberapa unit armada untuk mengisi air bersih di fasilitas PAM Tirta Karajae. Tim tersebut dipimpin langsung oleh Dirut Perumda Makassar, Benny Iskandar.

Dia mengatakan ada 10 unit mobil tangki dari Perumda Makassar, 3 tangki diantaranya mengisi air bersih di PAM Parepare dan 7 tangki langsung menuju arah Sidrap yang juga sebagian wilayahnya mengalami bencana banjir

Air tersebut kata Rahman Ngara kemudian diangkut dan disalurkan ke berbagai lokasi di Kabupaten Wajo dan belopa yang terkena dampak bencana.

“Kami bekerja sama tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan mendesak akan air bersih, tetapi juga untuk memperkuat koordinasi antar lembaga dalam menghadapi situasi darurat,” ujar Rahman Ngara. (5/5/2024)

Rahman menjelaskan, atas arahan pimpinannya yakni Direktur PAM Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong,
Kerjasama itu diharapkan dapat meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak, sekaligus mempercepat proses pemulihan kondisi setelah banjir di sana.

“Jadi bapak Direktur PAM Tirta Karajae memberikan arahan agar kegiatan pengisian dan pendistribusian air bersih ini akan terus berlangsung hingga situasi di Kabupaten Wajo kembali stabil dan kebutuhan dasar penduduk terpenuhi,” jelasnya.

Di tempat lain, Direktur Andi Firdaus Djollong menegaskan pihak Perumda Kota Makassar dan PAM Tirta Karajae berkomitmen untuk terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan efektivitas penanganan keadaan darurat di lokasi bencana.

Firdaus mengungkapkan bahwa kolaborasi itu tidak lepas atas kontribusi dari Ketua DPD Perpamsi Sulsel, Hasanuddin Kamal. (k13/kls**)