Jelang Penilaian Adipura Seluruh Staf RS Andi Makkasau Ramaikan Kerja Bakti Terpadu Pemkot Parepare

KILASKATA.COM, PAREPARE – Manajemen RSUD Andi Makkasau Parepare, turut serta dalam menghadiri pelaksanaan kerja bakti terpadu Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare.

Kerja bakti tersebut dihadiri seluruh SKPD lingkup Pemkot Parepare, disepanjang Taman Mattirotasi. Fasilitas umum seperti taman menjadi salah satu titik pantau vital strategis Adipura, sehingga jajaran SKPD berkolaborasi serius membersihkan dan membenahi.

Direktur RSUD Andi Makkasau, Renny Anggraeny Sari, bersama jajaran beserta staf meramaikan kegiatan tersebut dan berbaur bersama para jajaran dari SKPD lain.

“Taman tersebut memang harus dibersihkan karena dipenuhi dengan sampah plastik, dan kayu-kayu hanyut yang terseret oleh ombak. Tapi, semua kembali bersih setelah kami bersama SKPD lain gotong royong melakukan pembersihan,” kata Renny. (7/2/2024).

Di tempat lain, puluhan personalia juga melakukan lanjutan pengecatan trotoar, sepanjang jalan Jenderal Sudirman yang merupakan persiapan dalam menghadapi, dan menyambut penilaian Adipura Kota Parepare Tahun 2024.

Jajaran RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, juga ikut dalam pelaksanaan kerja bakti terpadu yang melibatkan seluruh SKPD lingkup Pemerintah Kota Parepare.

Dalam rangka persiapan penilaian Adipura, Pemerintah Kota Parepare sebelumnya menggelar rapat Koordinasi bersama sejumlah SKPD, beberapa Kepala Sekolah dan Direktur Rumah Sakit.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Parepare, Husni Syam yang mewakili Penjabat Wali Kota Parepare, Akbar Ali, yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Walikota Parepare.

Sekretaris Daerah Kota Parepare, Husni Syam mengatakan rapat koordinasi ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kota parepare bagaimana upaya meningkatkan kebersihan.

Sehingga kata dia, Kota ini bisa menjadi Kota yang bersih, indah dan nyaman.

“Dalam pertemuan ini banyak yang kita bahas terutama terkait dengan titik-titik ruas jalan yang perlu dilakukan pembenahan kebersihannya, termasuk beberapa taman perlu dikelola dengan baik agar lebih indah,” papar Husni Syam.

Persoalan kebersihan lanjutnya mengingatkan, tidak hanya menjadi tanggung jawab DLH saja, akan tetapi semua stakehoder harus berperan dalam upaya pengelolaan kebersihan kota agar lebih baik.

“Jadi kita berharap para instansi vertikal, dan yang paling penting masyarakat Kota Parepare, mari menjaga kebersihan lingkungan kita masing-masing, agar bisa terwujud dengan baik,” imbaunya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Parepare, Susiana, menyatakan kesiapan Pemerintah Kota dalam rangka penilaian Adipura Tahun 2024 ini.

Pembenahan beberapa titik yang menjadi atensi atau titik lokus akan dimaksimalkan. Namun tidak hanya titik lokus saja akan tetapi kebersihan kota memang harus terus dijaga bukan hanya pada saat penilaian Adipura.

“Tentunya dari hari-hari sebelumnya kita sudah melakukan pembersihan setiap hari. namun karena penilaian ini, kita lebih intens di titik lokus ke skpd dan instansi vertikal yaitu Pelindo dan terminal, karena adanya mekanisme perubahan tidak bisa memastikan titik-titik pantau yang menjadi fokus penilaian,” papar Susiana.

Namun, pihaknya akan memaksimalkan waktu sebelum penilaian melakukan pembenahan-pembenahan, sebagaimana instruksi Pj Walikota Parepare melalui Sekretaris Daerah.

“Yang pastinya pemerintah siap untuk penilaian Adipura ini. Target kita kembali meraih Adipura untuk Kota Parepare,” pungkasnya. (rsam/kls/k13)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *