Pemkot Parepare Terus Bergerak Turunkan Angka Stunting, Wawali Harap Kolaborasi Lintas Sektoral

KILASKATA.COM, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare terus bergerak dalam upaya pengendalian dan percepatan penurunan angka stunting. Targetnya turun mencapai 10 persen pada 2024, dari 13 persen saat ini. Target ini di bawah target nasional yang hanya 14 persen pada 2024.

Wakil Wali Kota Parepare, H Pangerang Rahim selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Parepare mengatakan, dari hasil rapat koordinasi percepatan penurunan stunting di Provinsi Sulsel, setiap daerah diminta terus melakukan penguatan untuk penurunan stunting.

“Menurunkan stunting ini tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah tapi butuh kolaborasi dan sinergitas lintas sektoral, BUMN, TNI, Polri. Insya Allah Parepare akan terus bergerak menurunkan stunting hingga mencapai target nasional, bahkan di bawahnya,” kata Pangerang Rahim. (23/2/2023).

Rapat koordinasi stunting di Provinsi digelar oleh BKKBN Perwakilan Sulsel dan Pemprov Sulsel, di Hotel Swiss Bell, Makassar. Rapat koordinasi memetakan data-data riil capaian setiap daerah. Parepare pada 2022 sudah mampu menurunkan angka stunting hingga 13 persen.

Stunting sudah menjadi isu nasional, dan Presiden RI sudah menunjuk BKKBN RI untuk mengkoordinir penanganan stunting se-Indonesia. Dan di setiap daerah dibentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting yang diketahui oleh wakil kepala daerah.

“Alhamdulillah, berkat kerja-kerja kolaborasi semua eleman baik Pemerintah Kota maupun, RT, RW, organisasi sosial kemasyarakatan di Parepare, kita dapat mempercepat penangangan angka stunting turun hingga 13 persen di tahun 2022,” ungkap Pangerang.

Pangerang mengemukakan, bersama tim terus berupaya mempercepat penurunan angka stunting di Parepare hingga di angka 10 persen pada 2024.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, bahwa Pemerintah Kota Parepare harus mampu menurunkan kasus stunting di angka 10 persen hingga tahun 2024,” harap Pangerang.

Karena itu, kata Pangerang, Pemkot Parepare terus berusaha membangun kerja-kerja kolaborasi dan terintegrasi dengan semua eleman.

“Pemerintah Kota Parepare terus berusaha. Namun, pemerintah tidak bisa kerja sendiri,  kolaborasi sangat penting untuk mencapai terget itu. Olehnya, saya mengajak semua stakeholder, baik instansi terkait, RT, RW, dan organisasi sosial masyarakat, termasuk BUMN, TNI, Polri untuk sama-sama mempercepat penurunan stunding di Kota Parepare,” tandas mantan Legislator DPRD Sulsel ini. (k13/kls/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *