Berita  

Sensasi Sex Anal, Posisi Bercinta Menantang itu Ternyata Ada Bahayanya Lho

KILASKATA.COM – Demi mencapai kepuasan seksual, tak sedikit orang yang mencoba berbagai sensasi posisi bercinta yang menantang, seperti melakukan seks anal. Namun, tahukah Anda, ternyata ada bahaya mengintai dibalik seks anal.

Lantas, apa itu seks anal dan seperti apa bahayanya?

Pengertian seks anal adalah istilah yang digunakan untuk setiap aktivitas seksual yang melibatkan anus, namun hal ini tidak selalu termasuk hubungan seksual anal, dikutip dari WebMD.

Anus adalah bagian tubuh manusia yang berfungsi sebagai jalur keluarnya metabolisme tubuh. Bagian ini dipenuhi dengan ujung saraf, yang membuatnya sangat sensitif.

Namun, banyak orang yang menganggap bahwa seks anal adalah hal yang menyenangkan.

Bahkan, diperkirakan 90 persen pria yang berhubungan seks dengan pria, dan sebanyak 5 persen hingga 10 persen wanita, yang aktif secara seksual sering melakukan hubungan seks anal.

Bahaya seks anal bagi kesehatan

Seperti kebanyakan bentuk seks lainnya, seks anal (anal sex) juga berisiko dan bahaya untuk dilakukan.

Oleh karenanya, sangat penting bagi Anda untuk merencanakan dan berkomunikasi dengan pasangan saat akan melakukan seks anal. Berikut bahaya-bahaya seks anal yang dapat berisiko terhadap kesehatan.

1. Bahaya seks anal anus rentan robek

Lapisan anus lebih tipis dari vagina. Selain itu, anus tidak memiliki pelumasan alami, sehingga membuat anus akan lebih rentan robek saat melakukan seks anal.

Jaringan dalam anus tidak terlindungi sebaik kulit di luar anus. Bahkan, jaringan eksternal kita memiliki lapisan sel mati yang berfungsi sebagai penghalang atau pelindung terhadap infeksi.

Namun, jaringan di dalam anus tidak memiliki perlindungan alami tersebut, sehingga bahaya seks anal menyebabkan anus sangat rentan terhadap robekan dan penyebaran infeksi.

2. Bahaya seks anal rentan penularan IMS dan HIV Virus dan bakteri juga mudah masuk ke aliran darah. Hal ini dapat menyebabkan penularan penyakit seperti infeksi menular seksual, hingga HIV. Penelitian menunjukkan, bahwa pajanan HIV melalui dubur menimbulkan risiko 30 kali lebih besar bagi pasangan penerima dibandingkan pajanan atau paparan melalui vagina.

3. Bahaya seks anal sebabkan HPV Aktivitas seksual melalui anus juga dapat meningkatkan risiko terkena human papillomavirus (HPV). Hubungan seksual yang berisiko sebabkan infeksi HPV yang bisa menyebabkan perkembangan kutil dubur dan kanker dubur. Kendati menggunakan pelumas dapat membantu, tetapi tidak sepenuhnya mencegah dari risiko robekan pada anus.

4. Seks anal berulang bisa merusak anus.

Anus dirancang untuk menahan kotoran, karena bagian tubuh kita ini dikelilingi otot seperti cincin, yang disebut sfingter ani. Otot ini akan mengencang setelah kita buang air besar. Saat otot anus kencang, penetrasi anus bisa terasa menyakitkan dan sulit. Oleh karenanya, seks anal yang dilakukan berulang bisa melemahkan otot sfingter anal, sehingga akan menyulitkan tubuh menahan feses sampai Anda bisa ke toilet.

5. Bahaya bakteri pada anus saat seks anal

Anus kita penuh dengan bakteri. Bakteri anus ini berpotensi menginfeksi pasangan pemberi.

Sumber: (WebMD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *